Pencak Silat TM 3
NAMA : Indana Nurain Haq
NIM : 20060484048
KELAS : 2020B
SIKAP DAN GERAK DASAR PENCAK SILAT
1. Sikap Berdiri ( M.Antok iskandar dkk,
1992,47)
Sikap berdiri pada pencak silat garis besarnya ada 3
sikap, antara lain:
1.
Sikap berdiri tegak
2.
Sikap perdiri belakang
3.
Sikap berdiri kuda-kuda
a). Sikap Berdiri Tegak
1.
badan
tegaklurus, pandangan kedepan , bahu, dada, perut wajar, rilex.
2.
tumit
rapat, telapak kaki membuka sudut 90 derajat
3.
berat
badan pada kedua kaki
4.
bernafas
wajar melalui hidung.
Sikap berdiri tegak sesuai
dengan sikap kedua tangan dapat dibedakan menjadi 4 (empat) sikap tegak.
1.
Sikap tegak 1, kedua lengan dan tangan lurus disamping.
2.
Sikap tegak 2, kedua tagngan mengepal berada di
pinggang.
3.
Sikap tegak 3, kedua tangan mengepal di dada.
4.
Sikap tegak 4, kedua
tangan silang didada
a.
Sikap siap, pada waktu berbaris
b.
Melakukan pemusatan diri, berdoa
c.
Sikap awal menggunakan gerakan
Sikap tegak 2 dan 3 digunakan
untuk:
a.
Sikap awal melakukan gerakan dasar
b.
Sikap awal melakukan elementer
Sikap tegak 4 digunakan untuk :
a.
Sikap awal melakukan gerakan teknik
b.
Sikap awal melakukan sambung / bertanding
Menurut
saya: sikap-sikap yang di lakukan diatas
adalah sikap dasar bagi seorang pesilat, digunakan sebelum latihan dan di
gunakan penghormatan bagi yang mengajar pencak silat.
Sikap
salam atau menghormat
Dari Sikap tegak 1, kemudian kedua
telapak tangan merapat di depan dada disertai anggukan kepala , kemudian
kembali kesikap tegak 1 lagi.
2. Sikap Menghormat Dilakukan Pada Waktu :
a.
Setiap awal dan akhir latihan/pelajaran kepada
guru pelatih
b.
Memberi salam kepada teman
c.
Memulai dan mengakhiri permainan/pertandingan
Menurut saya: sikap tersebut biasa dilakukan
oleh perguruan manapun untuk menghormati kepada guru atau pelatih dan dibuat
untuk memulai dan mengakhiri latihan.
3. Sikap Bersyukur/Berdoa/Memusatkan Diri
Merentangkan
kedua tangan keatas ,pandangan keatas menjelang sikap berdoa rapatkan kedua
tangan di atas kepala turunkan didepan dada,tundukkan kepala dilanjutkan sikap
berdoa kepada tuhan yang maha esa. Sikap berdoa juga dapat dilakukan dengan
sikap tegak 1 tundukan kepala kebawah.
Menurut saya: Sikap bersyukur, berdoadan
memusatkan diri adalah salah satu cara agar di latihan setiap siswa memusatkan
diri dalam latihan dan menyerahkan diri kepada ALLAH SWT.
4. Sikap Istirahat
Dengan merentangkan kaki kiri
kesamping, pergelangan tangan kiri dipegang tangan kanan, ibu jari melingkar
dari sikap istirahat kesikap tegak pertama, kaki kiri dirapatkan kaki kanan.
Sikap istirahat ini dilakukan saaat
mendengarkan petujuk atau petuah guru konsentrasi dan indra di
pasang baik-baik.
Menurut saya: Sikap istirahat digunakan pada
saat siswa mendapat arahan atau petunjuk dari seorang guru atau pelatih
5. Sikap Berdiri Kangkang
sikap berdiri kangkang adalah sikap dasar untuk langkah
atau kuda-kuda. Titik pertemuan garis-garis sikap menunjukan titik berat badan,
agar kedua kaki sama simetris cara mengambil dengan.:
1.
Merentang kaki kekiri, atau merentang kaki kanan
kekanan,
2. Meloncat kecil merentangkedua kaki langsung membentuk sikap kakang.
Menurut
saya: sikap berdiri kangkang biasanya
dilakukan sebelum melakukan gerakan, untuk melatih tendangan dan kekuatan kaki.
6. Sikap Duduk
Pada dasarnya sikap duduk ada 4 sikap yaitu : duduk,
simpu, sila, sempok/depok, trapsila/ mengorak sila.dari sikap awal sikap tegak
2 kemudian duduk, sila atau sempok alasnya tegel atau ubin yang dijaga adalah
ruas-ruas tulang belakang beristimewa ruas tulang ekor.
Kelima sikap tersebut , badan dan kepala tegak pandangan
lurus kedepan jadi tetap sederhan gagah dan anggun, waktu sila kedua kaki
melipat ular bergelung siap melakukan belaan atau serangan kaki, kedua lengan /
tangan siap sempok/depok kaki yang diatas, siap membela menyapu, menggunting
lawan, menghalau/menjejak perut lawan.
Menurut saya:sikap duduk tersebut selain di gunakan untuk keserasian dalam melakukan
duduk sikap tersebut juga bisa dibuat gerakan bertahan dan menyerang.
7. Sikap Berbaring
sikap berbaring berfungsi untuk dasar menjatuhkan diri
dan sikap belaan, sikap pesilat tidak boleh jatuh, tapi kalau jatuh, apakah
jatuhnya terlentang, miring atau telungkup, harus benar-benar jatuhnya tidak
apa-apa, masih pada sikap pembelaan.
Klau kita jatuhnya telungkup kedua tangan dulu yang
dijatuhkan, jangan muka dulu, hati-hati dada, otot lengan, tangan bahu harus
kuat menahan. Memang ada pesilat yang khas bermain bawah, yang langsung
terlentang atau miring dalam hal ini dapat melakukan lipatan, sapuan, tolakan
dan serangann balasan lainnya.
Menurut saya: sikap berbaring tersebut di buat agar padasaat kita
dijatuhkan oleh lawan bisa mengantisipasi agar tidak cidera.
DAFTAR PUSTAKA
· Iskandar,
M.Atok dkk.1992. Pencak Silat. Surabaya : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan






Comments
Post a Comment